Hipotek Rumah dengan Cicilan Ringan

Hipotek Rumah dengan Cicilan Ringan

Hipotek Rumah dengan Cicilan Ringan – Saat ini sudah semakin banyak orang yang membeli rumah untuk tempat tinggalnya di masa depan bersama dengan keluarga. Salah satu jenis pinjaman hipotek yang populer di Indonesia adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan sistem hipotek, proses pembayaran rumah bisa menjadi lebih mudah ditanggung.

Dengan harga rumah dan tanah yang saban taun merangkak naik, memiliki rumah menjadi hal yang sulit dilakukan secara tunai. Instrumen utang hipotek memberikan jalan alternatif untuk memiliki rumah yang diidamkan.

Pinjaman hipotek, dalam hal ini KPR, memiliki keunggulan tersendiri yang meringankan debitur (pengutang) dalam pembiayaan cicilan rumah.Skema pembayaran dibagi dalam alkabashi jumlah-jumlah yang lebih kecil dalam jangka waktu bertahun-tahun, sehingga lebih mudah ditanggung.

Dalam artikel ini, kami akan membahas hipotek lebih jauh, untuk memberikan penjabaran yang dapat membantu kita semua memahami instrumen utang ini secara lebih baik.

Arti hipotek

Apa itu hipotek?

Istilah hipotek sendiri berakar dari bahasa Latin hypoth?ca dan bahasa Yunani hupoth?k?.

Hipotek dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti “kredit yang diberikan atas dasar jaminan berupa benda tidak bergerak.”

Jaminan berupa aset atau benda tidak bergerak ini contohnya seperti tanah dan bangunan, rumah, dan apartemen.

Sementara itu, mengutip Otoritas Jasa Keuangan, hipotek adalah “instrumen utang dengan pemberian hak tanggungan atas properti dan peminjam kepada pemberi pinjaman sebagai jaminan terhadap kewajibannya; dalam hal ini peminjam masih dapat menggunakan atau memanfaatkan properti tersebut; hak tanggungan atas properti gugur setelah kewajibannya dibayar lunas (mortgage).”

Maka dari definisi di atas, secara mudahnya dapat kita pahami bahwa hipotek adalah instrumen utang jangka panjang berupa pinjaman untuk membeli properti atau tanah dengan jaminan berupa tanah atau properti itu sendiri yang diserahkan hak tanggungnya oleh peminjam (debitur) kepada pemberi utang (kreditur) dengan objek pinjaman yang masih bisa dimanfaatkan debitur.

Peminjam dapat memiliki rumah dengan melunasi utang hipotek, yaitu nilai rumah beserta bunganya.

Jika peminjam tidak berhasil dalam melunasi utang hipoteknya, maka objek jaminan menjadi hak milik pemberi pinjaman (kreditur).

Untuk memahami perbedaan antara hipotek dan gadai, perlu kita ketahui dulu konsep hukum dan arti gadai itu sendiri.

Berdasarkan KBBI, gadai adalah “meminjam uang dalam batas waktu tertentu dengan menyerahkan barang sebagai tanggungan, jika telah sampai pada waktunya tidak ditebus, barang itu menjadi hak yang memberi pinjaman.”

Sementara itu, berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan, gadai adalah “hak tanggungan atas barang bergerak; barang jaminan harus lepas dari kekuasaan debitur”.

Dari definisi di atas, dapat kita lihat bahwa sekilas gadai memiliki kemiripan dengan hipotek.

Destinasi Wisata Alam di Jogja

Destinasi Wisata Alam di Jogja

Destinasi Wisata Alam di Jogja – Seperti yang kita ketahui bahwa kota Jogja merupakan salah satu kota yang memiliki destinasi tempat wisata alam yang menabjubkan. Lantas, apa saja destinasi wisata alam menarik yang bisa kamu kunjungi di Jogja? Yuk, simak rekomendasinya yang telah dirangkum melalui laman Portal Informasi Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta berikut ini!

5 Destinasi Wisata Alam Jogja

1. Taman Tempuran Cikal Piyungan
Objek wisata alam Taman Tempuran Cikal Piyungan mengajak pengunjungnya untuk berpetualang menyusuri sungai dengan kegiatan-kegiatan yang sangat seru, seperti menaiki speed boat dan perahu sampan.
Kamu tidak perlu membayar tiket masuk, namun harus membayar sewa fasilitas wahana yang berkisar antara Rp5.000-Rp10.000 saja. Taman Tempuran Cikal Piyungan gevorga ada di Bantul, tepatnya di Jalan Cikal Srimulyo, Piyungan. Dari Jogja, perjalanan ke sana memakan waktu perjalanan selama kurang lebih setengah jam.

2. Tebing Gunung Gajah
Tebing Gunung Gajah berlokasi di Kabupaten Kulon Progo yang berada di ketinggian 900 meter. Destinasi wisata ini menyajikan pemandangan alam berupa perbukitan, Waduk Sermo, goa, spot foto instagramable dan wahana seru yang menantang.

Kamu bisa menikmati fasilitas wahana yang ada dengan membayar sekitar Rp5.000-Rp50.000.
Tebing Gunung Gajah buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00.

3. Gunung Kukusan
Mencari tujuan wisata alam Jogja dengan spot melihat sunrise terbaik? Gunung Kukusan bisa menjadi pilihan utama. Pasalnya, penampakan detik-detik matahari muncul semakin ciamik karena bersanding dengan pemandangan menakjubkan dari empat gunung sekaligus, yakni Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing.
Uniknya, gunung ini hanya memiliki ketinggian 800 mdpl, sehingga pengunjung tidak perlu menempuh medan berat untuk sampai ke puncak. Namun demikian, kamu tidak boleh lengah dan tetap wajib memiliki kondisi fisik prima. Sebab, jalur pendakian berupa tangga yang akan memakan waktu sekitar 10-20 menit untuk bisa sampai ke puncak gunung.

4. Bukit Kali Kuning
Bukit Kali Kuning mengajak para pengunjungnya untuk menikmati alam sekaligus melihat sisa dari sungai yang saat Gunung Merapi meletus dialiri oleh lahar panas. Lalu bukit kecil yang ada juga merupakan bentukan dari letusan gunung api tersebut. Kamu dapat melihat beberapa mata air, bukit batuan andesit, tanaman langka, dan melakukan kemping di area yang telah tersedia.

5. Bukit Pengilon Gunungkidul
Bukit Pengilon Gunungkidul meyajikan pemandangan hamparan bukit hijau yang ditemani oleh lautan lepas dan bebatuan. Karena letaknya yang ada di ketinggian, kamu dapat merasakan hembusan angin pantai, deburan ombak, langit biru, dan permadani hijau sepanjang mata memandang. Cocok sekali untuk menghilangkan penat. Bukit Pengilon Gunungkidul ini berada di Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Fakta Buku Inspirasi Blonote

Fakta Buku Inspirasi Blonote

Fakta Buku Inspirasi Blonote – Saat ini sudah semakin banyak orang yang sangat membutuhkan sebuah inspirasi dan motivasi yang dapat membangkitkan semangat dan menjadi seorang yang sangat bersyukur dalam menjalani kehidupannya. Lee Seon Wong atau lebih dikenal sebagai Tablo adalah salah satu anggota grup musik asal Korea Selatan, Epik High. Tablo dikenal sebagai musisi yang cukup kritis dalam menanggapi berbagai isu yang sedang beredar di masyarakat.

Selain pandai menulis lagu, Tablo juga berbakat dalam menjadi penyiar radio, lho! Salah satu acara harian yang ia bawakan adalah ‘Tablo’s Dreaming Radio’. Acara ini berlangsung sudah cukup lama, yakni tahun 2008 hingga 2009, serta kembali lagi pada 2014 hingga 2015.

Dari acara tersebut pula Tablo mendapatkan inspirasi untuk menulis dan menerbitkan buku ‘Blonote’. Apa saja, ya, fakta dibalik perilisan buku Blonote ini? Yuk, kita simak.

1. Asal-usul Blonote
Pada acara “Tablo’s Dreaming Radio”, Tablo akan menuliskan ‘Blonote’. Yaitu catatan-catatan kecil yang ia tulis dan bagikan kepada pendengarnya selama acara radio tersebut berlangsung.

Catatan-catatan ini berisi pemikiran-pemikirannya serta beberapa kutipan yang mewakili perasaannya. Pesan-pesan yang disampaikan Tablo melalui Blonote pun banyak disukai oleh pendengar radionya. Dari sinilah, akhirnya Tablo mulai berencana untuk menyatukan pesan-pesan tersebut ke dalam sebuah buku yang juga ia beri judul Blonote.

2. Merupakan buku kedua Tablo
Sebelum menerbitkan buku Blonote pada tahun 2016, Tablo sebelumnya pernah menerbitkan sebuah buku berjudul Pieces of You pada 4 November 2008. Pieces of You berisi sepuluh cerita pendek yang ditulis selama masa kuliahnya di New York. Secara garis besar, buku ini menceritakan tentang kecemasan yang dihadapi kaum muda.

Pieces of You pertama kali diterbitkan dalam bahasa Korea dan terjual sebanyak 50.000 kopi di minggu pertama, versi bahasa Inggris dirilis pada Februari 2009 dan kembali menjadi buku terlaris saat itu.

3. Melibatkan tulisan tangan beberapa idol dan aktor ternama Korea Selatan
Selain berisi kutipan-kutipan yang ditulis sendiri, Tablo juga menambahkan kutipan dari beberapa idol dan aktor Korea ternama ke dalam buku Blonote. Kutipan-kutipan tersebut dicetak langsung dalam bentuk tulisan asli dari idol atau artis yang bersangkutan.

Idol dan artis Korea tersebut adalah G-Dragon, Gong Hyo Jin, Yoo Hee Yeol, Lee Sung Kyung, Park Chan Wook dan masih banyak lagi.

4. Telah diterbitkan dalam Bahasa Inggris
Setelah menerbitkan Blonote dalam bahasa Korea pada 19 September 2016, buku ini kembali menorehkan kesuksesannya dengan diterbitkannya Blonote dalam versi bahasa Inggris.

Berbeda dengan versi Korea yang memiliki sampul dengan warna soft, Blonote versi Inggris memiliki sampul berwarna hitam dengan tetap mempertahankan motif lingkaran di tengahnya.

Setelah sukses dengan versi Inggris, buku Blonote juga diterjemahkan dalam bahasa Thailand dan Vietnam.

Kabar Terbakarnya Gedung FT Universitas Brawijaya

Kabar Terbakarnya GEdung FT Universitas Brawijaya 

Kabar Terbakarnya Gedung FT Universitas Brawijaya  – Univeritas Brawijaya merupakan salah satu universitas terbaik yang terdapat di Indonesia, siapa sih yang tidak pernah mendengar nama dari universitas ini?

Kebakaran terjadi di Gedung Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB), Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 21.50 WIB. Kebakaran tersebut diduga terjadi karena adanya konsleting listrik. Sejumlah alat laboratorium yang ada di dalam ruangan ikut terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sekitar pukul 22.20 WIB api bisa dipadamkan.

1. Tak ada korban jiwa

Dekan Fakultas Teknik Brawijaya University, Hadi Suyono mengatakan, kejadian tersebut memang mengagetkan. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya beberapa alat laboratorium yang ada di ruangan tersebut ikut terbakar dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah semua bisa dikendalikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya, Senin (27/9/2021).

2. Masih hitung jumlah kerugian

Hadi menambahkan bahwa hingga kini pihaknya masih belum bisa memastikan berapa kerugian atas peristiwa kebakaran tersebut. Pihak kampus masih melakukan inventarisir peralatan apa saja yang terbakar. Sejauh ini yang sudah diketahui baru alat 3D printing, dan beberapa peralatab manufacturing. “Kami masih belum tahu berapa kerugian materiil atas peristiwa tersebut,” tambahnya.

3. Kebakaran karena konsleting listrik

Ruang Laboratorium Manufaktur sendiri berada di Lantai II Jurusan Teknik Industri FT UB. Sebelum terjadi kebakaran sempay ada mahasiswa yang melintas. Kemudian diduga terjadi konsleting listrik yang membuat asap mengepul dari ruangan tersebut. Melihag hal tersebut, para mahasiswa langsung melaporkan kepada satpam gedung. Mendapat laporan tersebut, satpam langsung melakukan upaya pemadaman dengan Apar. Tetapi karena kesulitan, satpam akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Sampai saat ini kita masih melakukan investigasi dan untuk tindak lanjut. kedepannya kami ingin segera melakukan pemulihan gedung tersebut. Hal ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk kedepannya,” sambungnya.

4. Datangkan Labfor

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Suyoto menyatakan bahwa pasca kejadian tersebut, tim Labfor masih melakukan penyelidikan. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Kepolisian juga masih mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi yang melihat kejadian tersebut. “Kalau dugaan sementara karena konsleting listrik. Tetapi untuk penyebab pastinya kami menunggu dari Labfor,” tandasnya.